Batman Begins - Help Select
Showing posts with label Seputar IT. Show all posts
Showing posts with label Seputar IT. Show all posts

DOWNLOAD SOFTWARE ANATES V4.


DOWNLOAD SOFTWARE ANATES V4.




ANATES V4

Bagi para guru dan calon guru biasanya tidak akan asing lagi dengan program software ini. Karena para guru dituntut untuk membuat sejumlah soal sesuai dengan KD (Kompetensi Dasar ) mata pelajaran yang di tempuh. Lalu setiap guru diharapakan untuk menyelesaikan administrasi berupa Analisis Hasil Test (ANATES).
 Banyak aplikasi yang bisa di gunakan untuk membuat analisis hasil test seperti Microsoft Excel,dan lain– lain. Baik itu gratis maupun berbayar. Salah satu software yang gratis dan bagus menurut  ane adalah ANATES, karena sangat praktis dan dalam bahasa Indonesia. Lumayan buat yang ga ngerti bahasa inggris. Hehe.
Program ANATES  ini dikembangkan oleh Bapak Drs. Karno To, M.Pd. seorang dosen Psikologi di UPI dan Bapak Yudi Wibisono, S.T. seorang Konsultan komputer. Program ini sangat bermanfaat khususnya bagi para guru umumnya para pemerhati evaluasi pendidikan.

Fasilitas yang ada dalam program ANATES

1.Penyekoran Data, meliputi:

  • Memasukan skor data hasil tes
  • Membobot skor data sesuai yang dibutuhkan 
2.Pengolahan Data, meliputi:

  • Reliabilitas
  • Kelompok unggul dan asor
  • Daya Pembeda
  •  Tingkat Kesukaran Soal
  • Korelasi skor butir soal dengan skor total
  • Kualitas pengecoh


Silahkan download software ANATES V4 dibawah ini.





sumber ; http://glebook.blogspot.com/2013/05/download-software-anates-v4.html

Teknik Rahasia Cara Mengunci Komputer Dengan Flashdisk

Teknik Rahasia Cara Mengunci Komputer Dengan Flashdisk




  Cara Mengunci Komputer Dengan Flashdisk|Selama ini saya mengunci Komputer dengan mengunakan cara konvensional yaitu cara mengunci komputer dengan memberikkan password pada windows.Tapi sejak beberapa waktu yang lalu saya mulai menggunakan cara mengunci komputer dengan flashdisk !Sehingga secara otomatis akan mengunci layar komputer & mengunci keyboard komputer  anda .
Cara Mengunci kompter dengan password
Teknik Rahasia Cara Mengunci Komputer Dengan Flashdisk

Dan Mengunci komputer Mengunakan Flashdisk jauh lebih efektif dari pada mengunci komputer dengan Password Melalui windows.

Sedangkan Software untuk mengunci komputer di sebut dengna Predator.Dan Langkah-langkah cara mengunci komputer dari Flashdisk silakan simak dibawah ini:



  1. Silakan download secara legal dan free untuk mengunci komputer yaitu  PREDATOR .
  2. Lalu jalankan aplikasi predator anda dan colokkan atau pasang flashdisk anda ke komputer atau laptop anda.Pada saat anda mencolokkan Flahdisk maka akan muncul Kotak Dialog yang meminta anda untuk memasukkan Password Klik saja Ok 
  3. Selanjutnya akan masukkan pada window Preferences .Lihat pada beberapa Menu Pengaturan .Dan yang harus anda lakukan adalah memasukkan sebuah password baru tentunya yang aman dan Uniq dengan cara klik pada  “New password”. Hal ini berfungsi Suatu Saat anda kehilangan flashdisk atau Rusak maka anda akan meunggunkaan ya sebagai Kunci login komputer .
  4. silahkan anda klik centang pada pilihan “Always Required”Jika anda ingin membuat Software Predator selalu meminta password untuk membuka kunci . Ini bagiaan terpenting yaitu pada  “Flash Drive” anda harus memastikkan bahwa anda sudah memilih drive usb flashdisk yang benar .
  5. Lalu klik  “Create key” >Ok
  6. Jika langkah Diatas sudah dilakukan dengan benar maka secara otomatis anda akan keluar dari aplikasi predator.
  7. Selanjutnya klik icon predator pada task bar untuk membuat aplikasi predator restar hingga icon pada aplikasi predator anda berubah menjadi warna Hijau.Dan itu tanda bahwa aplikasi predator sudah berjalan di komputer anda .
  8. Ingat setiap 30 detik maka apilkasi predator anda akan mengecek apakah flashdisk anda masi tertancap di komputer anda .Jika tidak tertancap secara otomatis komputer anda akan terkunci.

Demikianlah Cara Mengunci komputer dengan Password mengunakan software untuk mengunci komputer dengan Flashdisk .Semoga bermanfaat






Sumber : http://caramempercepatkomputer.blogspot.com/2013/10/cara-mengunci-komputer-dari-flashdisk.html

Start W8 1.2.43.0

Start W8 1.2.43.0



Pasti para pengguna windows 8 binggung bukan sama hilang nya menu start yang sering kita jumpai di windows windows sebelumnya.

Biar pun windows 8,1 sudah keluar bagi para pencinta windows 8 pasti sangat menbutuhkan yang satu ini.



Fitur - Fitur dari Download StartW8 1.2.43.0

Dukungan multibahasa (18 bahasa).
Aktifkan menu dengan tombol Win Log off, mengunci dan mematikan tombol.
Semua pengguna dapat dikonfigurasi.
Aplikasi Favorit.

Jika ingin mendownload Klik disini






sumber :  http://berbagisoftware28.blogspot.com/2013/10/Download-StartW8-Terbaru.html

PERKEMBANGAN PROCESSOR DARI GENERASI KE GENERASI

PERKEMBANGAN PROCESSOR DARI GENERASI KE GENERASI




Definisi

CPU (Central Processing Unit) atau Processor adalah komponen berupa chip atau IC berbentuk persegi empat yang merupakan otak dan pengendali proses kinerja komputer, dengan dibantu oleh komponen lainnya. Satuan kecepatan processor adalah Mhz (Mega Heartz) atau Ghz (1000 MegaHeartz). Semakin besar nilainya, semakin cepat proses eksekusi pada komputer.

Bagian – bagian dalam processor adalah:

1.    ALU (Arithmetic and Logical Unit)

Tugas utama ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan intruksi program. ALU melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder.

Tugas lain ALU adalah melakukan keputusan operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan (=), tidak sama dengan, kurang dari (<), kurang atau sama dengan (<=), lebih besar dari (>), dan lebih besar atau sama dengan (=>).

2.    CU (Control Unit)

CU merupakan pengatur lalu lintas data yang mempunyai fungsi berikut.

-       Mengatur dan mengendalikan alat input dan output.

-       Mengambil instruksi memori utama.

-       Mengambil data memori utama (jika diperlukan) untuk diproses.

-       Mengirim instruksi ke ALU jika terdapat perhitungan aritmatika atau perbandingan logika serta mengawasi kerja ALU.

-       Menyimpan hasil proses ke memori utama.

3.    MU (Memory Unit)

MU adalah alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi. Digunakan untuk menyimpan data dan intruksi yang sedang diproses, sementara data dan intruksi lain yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan dalam memori utama. Memori ini disebut cache memory yang dibenamkan pada processor sehingga processor akan lebih cepat melakukan proses eksekusi.

Berikut ini fungsi dari sebuah processor adalah:

-       Tempat mengatur semua intruksi program pada komputer.

-       Pengelola semua aktivitas kinerja di dalam komputer.

Istilah-istilah yang sering digunakan pada teknologi processor adalah:

a.    Bus clock atau FSB (Front Side Bus)

Bus clock adalah lebar jalur transfer data pada processor yang berfungsi mengirim dan mengambil data dari komponen komputer. FSB ini sering digunakan dengan istilah “PC”. Sebagai gambaran, Intel Pentium IV 1.6 Ghz PC-400, berarti processor tersebut bekerja pada bus atau FSB 400 Mhz dan dalam satu kali pengiriman data, processor mampu mengirim data sebanyak 400 juta. Kemampuan FSB pada processor harus ditunjang dengan kemampuan FSB yang dimiliki motherboard agar diperoleh kinerja yang maksimal.

b. Clock speed processor

Clock speed processor adalah kecepatan processor dalam melakuan proses data atau eksekusi perintah yang bisa diselesaikan dalam waktu satu detik. Misalnya, Intel Pentium IV 1,6 Ghz, berarti processor mempunyai kecepatan untuk eksekusi perintah sebesar 1600 juta dalam satu detik. Semakin besar nilai clock speed, semakin cepat processor tersebut menyelesaikan pekerjaannya.

Nilai pada clock speed pada processor diperoleh dari hasil perkalian antara FSB dan multiplier yang ada pada motherboard. Contohnya, komputer Pentium IV 2,66 Ghz (2660 Mhz) dengan FSB atau PC 133 Mhz dan nilai multiplier yang digunakan sebesar 20x, sistem perkalian yang digunakan adalah clock speed (2660 Mhz) = FSB (133 Mhz) x multiplier (20).

c. Cache memory

Cache memory adalah jenis memori yang dibenamkan pada processor dan berfungsi menyimpan perintah yang dilakukan oleh processor. Cache memory pada processor dibagi menjadi dua macam:

-       Cache first level atau dikenal dengan cache L1

Umumnya, processor menggunakan L1 berkembang mulai darri 8Kb, 64Kb, sampai 128Kb.

-       Cache second level atau dikenal dengan cache L2

Cache L2 ini umumnya processor memiliki kapasitas lebih besar daripada yang digunakan pada cache L1 dan sekarang dikenal dengan istilah “core”. Pada jenis processor lama, cache L2 terdapat pada motherboard. Namun, perkembangan processor jenis yang baru cache L2 ini sudah dibenamkan langsung di dalam processor sehingga lebih mempercepat kinerja processor untuk mengeksekusi dan transfer data. Kapasitas cache L2 berkembang mulai 128MB hingga yang terbaru mencapai 2GB.

d.    Overclock CPU (Central Processing Unit)

Overclock CPU adalah teknik untuk meningkatkan atau menaikkan nilai clock speed processor dari kecepatan normal yang dimiliki oleh processor. Overlock ini dilakukan dengan mengubah setting nilai FSB dan multiplier pada motherboard. Pada motherboard dan processor jenis lama, setting dilakukan dengan mengubah posisi jumper FSB atau multiplier pada motherboard, sedangkan pada jenis motherboard yang baru, setting overclock dilakukan dengan mengubah nilai FSB dan multiplier yang ada pada BIOS. Contoh teknik overclock, yaitu clock speed (2660 Mhz) = FSB (133 Mhz) x multiplier (20), diubah menjadi clock speed 2800 Mhz dengan mengganti nilai multipllier menjadi 21.

Teknik overclock ini akan lebih mempercepat kinerja komputer, tetapi akan menyebabkan komputer lebih cepat panas dan rusak jika tidak ditunjang dengan sistem pendingin komputer yang terbaik. Processor akan lebih cepat dalam mengatur dan mengelola semua instruksi program dalam kinerjanya, jika didukung dengan kapasitas FSB dan L2 cache yang tinggi, dibandingkan dengan processor yang memiliki nilai clock speed atau CPU clock yang tinggi. Misalnya, perbandingan kecepatan processor dengan clock speed 2,8 Ghz, L2 cache 1 MB dan FSB 533 Mhz (processor kelas Pentium IV) dengan processor clock speed 1,86 Ghz, L2 Cache 2 MB, dan FSB 1066 Mhz (processor kelas Core 2 duo), kinerja processor kelas core 2 duo akan lebih cepat dibandingkan kinerja processor kelas Pentium IV, walaupun memiliki nilai clock speed lebih rendah dibandingkan processor kelas Pentium IV.

Troubleshooting

Masalah pada processor biasanya menyebabkan tampilan pada layar blank tanpa bunyi apa pun. Hal ini terjadi karena:

a.       Processor mati atau rusak

b.      Processor terbakar akibat suhu terlalu panas yang karena melakukan overclock atau karena kipas pada processor tidak berfungsi.

Solusinya adalah dengan mengganti dengan processor yang baru.

Berikut ini beberapa cara untuk merawat processor, agar selalu berfungsi dengan baik:

a.       Gunakan heatsink dan kipas yang bagus.

b.      Sering membersihkan heatsink dan kipas yang menempel pada processor.

c.       Rapikan kabel yang ada di dalam casing.

d.      Hindari melakukan teknik overclock agar processor tidak mudah panas dan usia processor dapat lebih panjang.


Perbedaan processor antar generasi

1.    Perbedaan clock speed.

2.    Perbedaan besar cache size.

3.    Banyaknya Core dalam suatu processor.

4.    Processor yang baru lebih sedikit mengkonsumsi daya listrik.

5.    Perbedaan pada banyaknya bus system dan bus address.


Sejarah Perkembangan Microprocessor

Intel Processor

1971 : 4004 Microprocessor

Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.

1972 : 8008 Microprocessor


Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.

1974 : 8080 Microprocessor

Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan

1978 : 8086-8088 Microprocessor

Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai processor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.

1982 : 286 Microprocessor

Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.

1985 : Intel386™ Microprocessor

Intel 386 adalah sebuah processor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004

1989 : Intel486™ DX CPU Microprocessor

Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.

1993 : Intel® Pentium® Processor

Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.

1995 : Intel® Pentium® Pro Processor

Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.

1997 : Intel® Pentium® II Processor

Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.

1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor

Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.

1999 : Intel® Celeron® Processor

Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan fromfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.

1999 : Intel® Pentium® III Processor

Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.

1999 : Intel® Pentium® III Xeon® Processor

Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.

2000 : Intel® Pentium® 4 Processor

Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah fromfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.

2001 : Intel® Xeon® Processor

Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.

2001 : Intel® Itanium® Processor

Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).

2002 : Intel® Itanium® 2 Processor

Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium.

2003 : Intel® Pentium® M Processor

Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.

2004 : Intel Pentium M 735/745/755 processors

Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.

2004 : Intel E7520/E7320 Chipsets

7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.

2005 : Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz

Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.

2005 : Intel Pentium D 820/830/840

Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.

2006 : Intel Core 2 Quad Q6600

Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus dan thermal design power ( TDP )

2006 : Intel Quad-core Xeon X3210/X3220

Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).

2008 : Intel i7

Processor ini mempunyai code name Nehalem. Pada awalnya penggantian nama baru i7 membuat pelanggan setia intel cukup sulit mengingatnya. Beberapa keunggulan dari processor intel terbaru ini adalah:


  1.  Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi.
  2.  FSB (Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface.
  3.  Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor.
  4. Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. -    Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
  5.  Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor), memory controller, dan cache berada dalam satu die.
  6.  Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B (Socket LGA 1366)


Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi  ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core. Processor i7 mempunyai 4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor.






sumber : http://renaldo46.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2011/06/07/perkembangan-processor-dari-generasi-ke-generasi/

Hack Registry to Speed Up Your PC

Hack Registry to Speed Up Your PC



Hack Registry untuk Tingkatkan Kinerja PC.
Percepat Windows, Lebih Aman, dan Lebih Produktif (XP Sp2 dan Vista)

Fungsi klik-kanan merupakan cara yang sangat baik untuk mempelajari beberapa fungsi Windows yang tersembunyi. Ingin lebih? Cobalah Anda mulai menjelajahi aplikasi Control Panel dan temukan beberapa teknik yang bermanfaat. Dan masih ada lagi aplikasi Command Line pada folder Windows’ System32. Tapi, tidak ada satupun yang bisa menandingi Registry. Registry dilengkapi dengan berbagai pengaturan yang bermanfaat untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki lubang keamanan, dan bahkan mengubah basis fundamental Windows untuk bekerja lebih baik. Walaupun terlihat sangat canggih, Anda tetap perlu untuk berhati-hati dalam menggunakannya karena bukan hanya fitur yang membantu tetapi juga banyak perangkap. Jika tidak berhati-hati, Anda justru malah menambahkan masalah dari pada memecahkannya. Untuk itu, di bawah ini terdapat 20 hack yang bisa Anda coba untuk membuat PC Anda menjadi lebih baik. Selamat mencoba!!

1. Tingkatkan Keamanan
Seseorang yang tidak diinginkan bisa dengan mudah mengambil data Anda dengan USB apabila ia berhasil mengakses PC Anda secara fisik. Jika Anda menggunakan Windows XP2 atau versi sesudahnya, ada sebuah cara sederhana untuk mencegahnya. Masuk ke "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\StorageDevicePolicies" , buatlah sebuah nilai DWORD yang disebut "WriteProtect" dan atur pada nilai "1". Anda akan bisa membaca drive USB, tetapi tidak bisa memindahkan data ke dalamnya lagi.

2. Kendalikan UAC
Kendali Akun Pengguna milik Vista sangat sering memunculkan peringatan-peringatan yang akhirnya dimatikan oleh para pengguna. Tapi, kadang justru membuat mereka kelewatan fitur-fitur yang bermanfaat seperti mode perlindungan untuk IE. Anda bisa mengendalikannya dengan cara menonaktifkan peringatan bagi administrator, jadi Anda tidak perlu terganggu, namun UAC tetap bekerja pada latar belakang dan Anda masih bisa mendapatkan fitur-fiturnya. Untuk melakukan ini, masuk ke "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System\ConsentPromptBehaviorAdmin", dan atur nilainya menjadi "0". Untuk mengembalikannya ke kondisi normal, atur nilainya menjadi "2".

3. Ubah Pemilik
Instalasikan Windows pada PC dan Anda pasti akan diminta untuk memasukan nama, yang kemudian akan disimpan sebagai pemilik yang terdaftar (jalankan WinVer untuk melihat ini pada sistem Anda). Jika Anda membeli sebuah komputer bekas, mungkin Anda ingin mengganti nama pemiliknya dengan nama sendiri. Hmm..tak ada cara lain selain dengan Registry. Masuk ke dalam "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion" dan akan melihat dua kalimat "RegisteredOwner" dan "RegisteredOrganization" . Klik ganda pada keduanya untuk mengganti.

4. Mengurutkan File dengan Benar
Mengurutkan nama file pada Explorer bisa menjadi suatu masalah. Pengaturan awal, ia akan menempatkan "File_v2.txt" sebelum "File_v15.txt", dan itu bukanlah urutan ASCII, tetapi terlihat lebih masuk akal. Tetapi, bagaimana jika "v" merujuk kepada nomor versi, dan seharusnya "File_v15.txt" di urutan terdahulu? Pada saat ini, sistem awal Explorer tidak bisa bekerja sama sekali.
Untuk mengembalikan pengurutan berdasarkan ASCII yang biasa, masuk ke "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer", buatlah nilai DWORD yang disebut "NoStrCmpLogical" dan atur nilainya menjadi "1". Hapus kode tersebut jika ingin kembali ke kondisi awal Explorer yang standar.

5. Troubleshoot Startup
Jika Windows membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk start up maupun shut down, kemungkinan ia sedang memiliki maslah. Untuk mengetahu apa yang sedang terjadi kembali masuk "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System", buatlah sebuah nilai DWORD yang disebut "verbosestatus" dan atur nilainya menjadi "1". Restart PC Anda dan Windows akan memberitahu Anda apa yang sedang terjadi.

6. Mengatur Tipe-Tipe Folder
Explorer milik Vista akan secara cerdas memilih tipe folder Anda berdasarkan isinya. Tetapi, hal ini berarti folder download Anda akan berubah menjadi folder musik jika Anda mengunduh beberapa MP3. Untuk memperbaiki ini, masuk ke dalam "HCU\Software\Classes\LocalSettings\Software\Microsoft\Windows\Shelf", hapus subkey "Bags" dan buat yang baru pada lokasi yang sama. Buatlah kunci bernama "AllFolders" di bawah Bags, dan kunci lain bernama "Shell" di bawahnya lagi. Kemudian klik padanya untuk membuka "HCU\Software\Classes\LocalSettings\Software\Microsoft\Windows\Shell\Bags\AllFolders\Shell". Klik kanan pada bagian kanan panel, pilih "New | String Value" dan namakan ini "FolderType". Kemudian, klik ganda pada FolderType dan atur nilainya menjadi "NotSpecified". Anda masih bisa mengubah tipe folder, tapi Vista tidak akan mengubahnya secara otomatis.

7. Enkripsi dengan Mudah
Beberapa versi Windows memungkinkan Anda untuk mengenkripsi file, walaupun prosesnya agak aneh. Anda harus mengklik-kanan pada file, pilih "properties", tekan tombol "Advanced, cek "Encrypt contents to secure data", dan tekan "OK" sebanyak 2x. Untuk cara yang lebih sederhana, masuk ke "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Current\Version\Explorer\Advanced" buat DWORD yang bernama "EncryptionContextMenu" dan atur nilainya menjadi "1". Sekarang Anda cukup hanya mengklik-kanan pada file dan pilih "Encrypt".

8. Akses Folder dengan Cepat
Akses folder dengan cepat dengan memunculkannya pada Start Menu, Ketik "REGEDIT" pada "Run", masuk ke "HKCR\Folder\shellex ContextMenuHandlers", klik-kanan "ContextMenuHandlers" dan klik "New | Key". Ketik " dan tekan [Enter]. Sekarang, tahan [Shift], klik-kanan pada sebuah folder, dan pilih "Pin to Start Menu".

9. Percepat Waktu Peng-Kopian
Vista memberikan prioritas yang tinggi untuk soundcard Anda, jadi Anda butuh untuk mendapatkan audio yang bebas dari masalah tanpa peduli apa yang PC Anda sedang proses. Karena hal tersebut bisa memperlambat proses pengkopian pada jaringan. Untuk memperbaikinya, masuk ke "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\Multimedia\SystemProfile". Coba atur "NetworkThrottlingIndex" menjadi lebih 10 – 50 atau 60 sudah cukup efektif, kemudian reboot dan uji kecepatan jaringan Anda. Untuk informasi lebih, klik di sini.

10. Perbaiki Listing Drive
Jika Explorer tidak lagi menampilkan DVD drive Anda, masuk ke "HKLM\System\CurrentControlSet\Control\Class\" dan hapus pengaturan "UpperFilters" atau "LowerFilters". Tips ini biasanya bekerja, tapi kadang bisa gagal jika memang aplikasi bersangkutan sudah bermasalah dari awalnya. Jika program berhenti bekerja, coba lihat apakah terdapat update, kemudian reinstall.

11. Akses Pengaturan Tampilan dengan Cepat
Klik-kanan saja pada desktop Windows Vista tidak cukup untuk membawa Anda langsung kepada menu pengaturan tampilan. Windows 7 sudah dipersiapkan untuk memperbaiki hal ini. Tapi, untuk sementara Anda bisa melakukannya dengan masuk ke "HKCR\Directory\Background\Shell", klik-kanan "Shell", pilih "New | Key" dan namakan "Display Settings". Klik-ganda "(Default)" pada bagian kanan panel dan masukkan "Display Settings" pada kotak Value Data. Sekarang, klik-kanan "Display Settings" pada bagian kiri panel, pilih "New | Key" kembali, dan namakan fungsi ini sebagai "command". Klik-ganda pada nilai Default fungsi-fungsi baru tersebut dan masukkan teks berikut ini: "rundll32 shell32.dll,Control_RunDLL DESK.CPL,@0,3". Klik "OK" dan klik-kanan padadesktop untuk melihat opsi pengaturan tampilan yang baru.

12. Multiple Live Messenger Log-In
Biasanya, Windows Live Messenger (WLM) hanya memungkinkan Anda untuk masuk ke dalam satu akun saja pada satu waktu tertentu. Untuk membuatnya menjadi lebih dari satu, masuk ke "HKLM\Software\Microsoft\WindowsLive\Messenger", buat nilai DWORD yang bernama "Multiple Instances" dan atur nilainya menjadi "1". Untuk mengembalikan ke kondisi semula, cukup hapus nilai tersebut.

13. Bersihkan Menu-Menu
Anda telah meng-unsinstall sebuah aplikasi, tapi ia malah meninggalkan Anda sebuah cinderamata berupa ikon-ikon yang tidak berguna. Untuk memperbaiki ini, masuk ke "HKCR\*" dan "HKCR\Directory". Perlebar panelnya, kemudian pilih "shellex\ContextMenuHandlers" dan lihat berbagai tombol di bawahnya yang berhubungan dengan perintah yang tidak Anda inginkan. Pada PC, fungsi "HKCR\*\shellex\ContextMenuHandlers\7-Zip" berhubungangan dengan menu konteks 7-Zip, sebagai contohnya, untuk menghapusnya, klik "Delete" pada bagian kiri panel. Tapi hati-hati, sebaiknya Anda hanya menghapus jika sudah 100% yakin pada menu yang tepat.

14. Percepat Back-Up
Fitur NTCBACKUP milik Windows XP meningkatkan kinerjanya dengan mempertahankan daftar file sistem yang ia tahu kalau Anda tidak akan mungkin ingin membuat back-upnya. Tambahkan file dan folder yang Anda inginkan sendiri dan dapatkan hasil yang lebih baik lagi. Lihat daftarnya pada "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\BackupRestore\FileNotToBackup".

15. Ubah Folder Instalasi Default
Kebanyakan instalasi default adalah folder Program Files, tapi jika Anda ingin menggantinya, masuk ke "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows CurrentVersion", ubah "ProgramFilesDir" menjadi folder pilihan Anda dan reboot.

16. Mengubah Nama Drive
Menambahkan sebuah pembaca kartu memori dan Explorer akan sering kali menghentikan folder komputer yang memiliki nama drive yang mirip. ("Removable Drive D: ", "Removable Drive E: ", dan seterusnya), membuatnya menjadi susah untuk membedakannya. Anda bisa mengatasinya dengan "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer". Buatlah tombol dengan huruf dari drive (sebagai contoh "G"), dan di dalamnya buatlah lagi tombol baru yang bernama "DefaultLabel". Klik-ganda pada tempat memasukkan nilainya, berilah nama "CompactFlash" (atau apapun sesuka Anda), dan klik "OK". Restart Explorer atau tekan [F5] dan lihat perubahannya. Drive G: akan terbaca sebagai "CompactFlash (G:)".

17. Wipe the Page File
Windows menyimpan memori halaman-halaman pada file paging selama Anda bekerja. Semuanya terdengar baik, sampai seseorang berhasil mengakses sistem Anda, menemukan file-file tersebut, dan menambahkan atau justru mengurangi sesuatu yang tidak Anda inginkan. Untuk mengatasinya, masuk ke "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SessionManager\MemoryManagement", atur nilai "ClearPageFileAtShutdown" menjadi 1 dan reboot. Windows akan menghapus semua file halaman ketika ia dimatikan. Memang memperpanjang durasi dan proses, tapi meningkatkan keamanan.

18. Crash on Cue
Layar biru crash biasanya membawa kabar buruk, tetapi kadang Anda mungkin ingin memunculkannya untuk menguji laporan eror Windows misalnya. Ternyata trik Registry bisa membantu Anda bahkan untuk hal yang satu ini. Masuk ke "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\i8042prt Parameters", buat DWORD bernama "CrashOnCtrlScroll" dan atur nilainya menjadi 1. Reboot komputer Anda, dan untuk meng-crash cukup tahan [Ctrl] kanan dan tekan [Scroll Lock] dua kali. Setelah selesai, pastikan Anda segera menghapus perintah tersebut.

19. Save CPU Time
Sebuah PC standar biasanya memiliki beberapa program yang ingin menggunakan kapasitas prosesor pada saat yang bersamaan, dan Windows akan mengalokasi setiap periode dari CPU time sebuah "quantum" sebuah berpindah ke program yang berikutnya. Secara default, biasanya ini sangat pendek, sehingga PC akan menjadi responsif, tapi terkadang hal ini berarti Windows akan membuat waktu untuk berpindah di antara proses-proses tersebut. Solusinya? Anda bisa mencoba apa yang Windows Server lakukan. Atur sistem untuk menggunakan quantem yang lebih lama. Atur "HKLM SYSTEM\CurrentControlSet\Control\PriorityControl\Win32PrioritySepartion" menjadi 16 (hex). Quantum yang lebih lama berarti pergantian yang lebih sedikit di antara program jadi lebih sedikit waktu yang terbuang. Anda bisa memperhatikan kalau lag pada game atau pemutaran video akan menjadi lebih halus. Tapi, jika Anda menemukan masalah lainnya, cukup kembalikan nilai Win32PrioritySeparation menjadi nilai orisinilnya yaitu 26.

20. Non-aktifkan AutoRun
Fitur AutoRun milik Windows merupakan salah satu risiko keamanan yang berpotensi karena ia menjalankan kode secara otomatis ketika Anda menyambungkan alat yang bersifat removable ke dalam PC. Jika memang, hal tersebut bisa diatur secara manual saja, maka akan lebih aman untuk mematikan fitur tersebut. Pada beberapa sistem, hal tersebut hanya bisa dilakukan melalui Registry. Masuklah ke "HKLM\SOFTWARE\Microsoft\WindowsNT\CurrentVersion\IniFileMapping" dan buat tombol yang bernama "Autorun.inf". Kemudian, klik-ganda pada nilai defaultnya dan masukkan "@SYS:DoesNotExist". Kemudian hapus "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\MountPoints2". Sekarang, Windows tidak lagi menjalankan kode apapun pada CD, DVD, atau portable drive secara otomatis. Anda harus menjalankannya secara manual.

Selamat Mencoba






Sumber : http://artikel-ilmukomputer.blogspot.com/

Software untuk Membuat Algoritma Diagram Flowchart (untuk Programmer)

Software untuk Membuat Algoritma Diagram Flowchart (untuk Programmer)


Software untuk membuat algoritma diagram flowchart (untuk programmer).

Tampilannya sih sederhana, tapi mempunyai banyak tool yang memudahkan programmer untuk membuat algoritma diagram flowchart. Begitu mudahnya hingga saya cepat menyelesaikan tugas ini. Memang kalau memakai Ms. Word langsung agak sulit. Nah, kebanyakan programmer.


yWorks Graph Editor merupakan software gratis akan tapi tetap berlisensi dan penggunaannya pun mudah karena sudah menyediakan berbagai fasilitas untuk membuat flowchart.
Software untuk Membuat Algoritma Diagram Flowchart (untuk Programmer)


Jika sobat tertarik dengan software ini. sobat bisa langsung download ke situs resminya dengan mengkilik link download di bawah ini.


Nah, itu saja materi tentang Software untuk Membuat Algoritma Diagram Flowchart (untuk Programmer). Semoga bermanfaat untuk sobat, makasih udah berkunjung.






Sumber : http://el-abad.blogspot.com/2013/06/software-untuk-membuat-algoritma.html

Pengertian Sistem Operasi

Pengertian Sistem Operasi




Operating system (OS) atau yang sering di sebut sistem operasi adalah sekumpulan perintah dasar yang berperan untuk menjalankan dan mengoperasikan komputer .Sekarang ini banyak sekali macam-macam sistem operasi di pasaran baik yang asli ataupun yang bajakan.Ada beberapa sistem operasi yang biasa kita jumpai di pasaran diantranya Windows,Unix,Linux Dan masih banyak lagi yang lainya.Dari sekian banyak sistem operasi Yang beredar,sistem operasi milik perusahaan microsoft lah yang paling populer untuk para pengguna pc notebook,bahkan ponsel dan PDA sekalipun Dengan sistem operasi berbasis mobilenya .
Dari beberapa sistem operasi tersebut,Sistem operasi yang dapat digunakan secara bebas alias open sourc Asalah linux. sistem operasi ini biasa digunakan untuk tujuan pendidikan ,lain halnya dengan para vendor ponsel dan PDA ,Para vrndor ini lebih menyasarkan produknya untuk menggunakan sistem operasi mobile milik perusahaan microsoft yaitu windows. Sama seperti di pc atau notebook sistem operasi di PDA atau ponsel memiliki Beberapa versi dan tatap muka yang hampir sama ,mulai dari windows mobile versi 5.0 sampai dengan windows vista versi mobile .Vendor PDA atau ponsel yang biasa memakai sistem operasi tersebut diantaranya 02,Samsung.Doppod Dan sony ericson untuk beberapa type.

Perkembangan Sistem Operasi

Perkembangan sistem operasi Berawal dari altair,yaitu perangkat komputer pertama pada tahun 1975 yang menggunakan sistem operasi CP/M dan kemudian oleh perusahaan microsoft dirilis menjadi MS-DOS Dan berkembang dari MS-DOS versi 1.0 Pada tahun 1981 sampai MS-DOS versi 5.0 pada tahun 1991 dan sampai sekarang ini microsoft telah mengeluarkan beberapa sistem operasi mulai dari Ms-windows,windows97,windows98,windows98Me,Windows2000.Windows ME,Windows XP dan yang paling terbaru adalah windows vista yang terkenal dengan tatatp mukanya .

ISTILAH – ISTILAH SISTEM OPERASI


Dalam sistem operasi. inilah istilah-istilah  : multiprogramming,multiprocessing,multitasking dan timesharing. baik kita mulai dari yang pertama.

Multiprogramming

Multiprogramming adalah bentuk dasar dari pengolahan paralel yang memungkinkan untuk menajalankan beberapa program pada waktu yang bersamaan. Komputer yang multiprogramming dapat diartikan sebagai sebuah sistem komputer yang telah dialokasikan dengann sumber daya untuk lebih dari satu aplikasi bersamaan, pekerjaan atau pengguna. Kemampuan multiprogramming dikembangkan sebagai fitur dari sebuah sistem operasi di akhir 1950-an dan mulai digunakan di komputer mainframe di pertengahan 1960-an akhir. Hal ini mengikuti pengembangan sistem perangkat keras yang memiliki logika sirkuit dan set instruksi yang diperlukan untuk memfasilitasi transfer kontrol antara sistem operasi dan satu atau lebih aplikasi independen lainnya.

Dalam multiprogramming, ketika suatu program dieksekusi, program lainnya sedang dalam keadaan menunggu. Setelah program yang dalam status menunggu selesai maka CPU akan kembali untuk mengeksekusinya. Selama suatu program butuh dieksekusi, CPU tidak pernah dalam keadaan idle/istirahat. Perpindahan proses antarprogram tersebut dinamakan switching.

Contoh nyata dari multiprogramming sendiri adalah : menjalankan program Microsoft Word bersamaan dengan Windows Media Player.

Multiprocessing

Multiprocessing adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang merujuk kepada kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan dua CPU atau lebih dalam sebuah sistem komputer. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.

Multiprocessing juga kadang merujuk kepada kemampuan eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diimplementasikan dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali.

Jenis-jenis multiprocessing

Multiprocessing dapat dibagi ke dalam beberapa kelas, yakni:

* Berdasarkan simetrinya, multiprocessing dapat dibagi ke dalam
o Asymmetric Multiprocessing (ASMP)
o Symmetric Multiprocessing (SMP)
o Non-uniform memory access (NUMA) multiprocessing
o Clustering
* Berdasarkan jumlah instruksi dan datanya, dapat dibagi ke dalam (lihat Taksonomi Flynn)
o SISD (Single Instruction on Single Data Stream)
o SIMD (Single Instruction on Multiple Data Stream)
o MISD (Multiple Instruction on Single Data Stream)
o MIMD (Multiple Instruction on Multiple Data Stream)
* Berdasarkan kedekatan antar prosesor, dapat dibagi ke dalam
o Loosely coupled
o Thightly coupled

Multitasking

Multitasking adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada sebuah metode dimana banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagai proses diolah dengan menggunakan sumberdaya CPU yang sama. Dalam kasus sebuah komputer dengan prosesor tunggal, hanya satu instruksi yang dapat bekerja dalam satu waktu, berarti bahwa CPU tersebut secara aktif mengolah instruksi untuk satu pekerjaan tersebut. Multitasking memecahkan masalah ini dengan memjadwalkan pekerjaan mana yang dapat berjalan dalam satu waktu, dan kapan pekerjaan yang lain menunggu untuk diolah dapat dikerjakan. Kondisi mengalokasikan CPU dari pekerjaan satu ke pekerjaan yang lain disebut context switch. Ketika context switch terjadi dengan sangat cepat — kondisi ini cukup untuk memberikan ilusi pengolahan-paralel. Bahkan dalam komputer yang memiliki lebih dari satu CPU (disebut multi-prosesor), multitasking memperbolehkan lebih banyak pekerjaan dijalankan dibanding dengan jumlah CPU yang tersedia.

Sistem operasi komputer dapat juga mengadopsi berbagai macam strategi penjadwalan, yang secara garis besar dapat dikategorikan sebagai berikut:

* Dalam sistem multi-program, pekerjaan yang sedang diolah terus berjalan hingga membutuhkan suatu operasi yang memerlukan interaksi dari luar. (e.g. membaca dari tape). Sistem multi-program didesain untuk memaksimalkan penggunaan CPU.

* Dalam sistem time-sharing , pekerjaan yang sedang diolah diharuskan melepaskan kerja CPU, baik secara sukarela atau dari interaksi luar, seperti interupsi-perangkat-keras. Sistem Time-sharing didesain untuk memperbolehkan beberapa program seolah diproses secara bersamaan.

* Dalam sistem real-time, beberapa program yang sedang menunggu dijamin untuk mendapatkan pengolahan dari CPU ketika interaksi luar terjadi. Sistem real-time didesain untuk melakukan kontrol mekanik seperti robot-robot industri, yang memerlukan ketepatan pemrosesan.

Dewasa ini, penggunaan istilah time-sharing jarang digunakan, dan digantikan dengan istilah multitasking.

Timesharing

Time-sharing adalah berbagi sumber daya komputasi antara banyak pengguna melalui multiprogramming dan multi-tasking. Konsep time-sharing adalah sebuah cara di mana sebuah sistem mengizinkan beberapa pengguna atau proses untuk menggunakan CPU dan memori. Dalam sistem tersebut, sistem operasi akan menggilir proses-proses yang sedang berjalan, dan mengizinkan setiap proses untuk dijalankan oleh CPU (serta disimpan di dalam memori), sebelum pindah ke proses selanjutnya. Mesin-mesin tersebut telah menjadi cukup cepat sehingga kebanyakan pengguna saat itu dapat merasakan seolah-olah mereka menggunakan mesin tersebut hanya untuk sendiri. Secara teori, time-sharing mampu mengurangi biaya komputasi secara signifikan, mengingat sebuah mesin dapat digunakan oleh beberapa pengguna, bahkan ada yang mencapai angka ratusan pengguna.







Sumber : http://songkong.blog.ugm.ac.id/2010/09/19/istilah-istilah-dalam-sistem-operasi/

Membuat Tabel Pada Blog

Membuat Tabel Pada Blog


Buat Tabel Pada Blog  Tabel biasanya kita munculkan untuk jenis postingan blog yang membahas perbandingan dua hal. Agar inti pembeda dari dua hal yang diperbandingkan tersebut mudah dipahami oleh pembaca maka kita dapat membuat perbandingan tersebut dalam tampilan tabel.

Membuat tabel memang mudah, tetapi untuk menampilkannya pada blog cukup sulit. Kita harus paham kode HTML untuk merangkai tabel agar terlihat utuh. Agar proses publikasi tabel pada blog berjalan cepat, kita membutuhkan bantuan pihak ketiga untuk mengkonversi tabel yang sudah kita buat menggunakan excel menjadi format HTML.

CONTOH

DATA Chen Thaung
NONAMAALAMAT
1KENTUNGJEPARA
2EKOJEPARA
3KONJINJEPARA
4ENDROJEPARA
5DAVIDJEPARA
6CHANGJEPARA
7MARIOJEPARA
8FETERJEPARA


Adapun cara untuk konversi tabel menjadi bentuk HTML menggunakan Tabelizer adalah sebagai berikut.

1. Buat bentuk tabel pada program pengolahan tabel seperti Microsoft Excel > salin.


Tabel pada excel

2. Buka halaman Tabelizer > tempel.


Paste pada tableizer

3. Lakukan pengaturan ukuran font, warna header tabel, dan jenis font > Tableize it!
4. Lihat preview hasil konversi > salin kode HTML untuk menampilkan tabel.


Hasil tabel pada tableizer

5. Masuk ke akun blogger > dasbor > buat entri baru > pilih mode HTML, bukan compose.
Tempel > publikasikan.

HTML postingan blog

Tabel merupakan salah satu unsur penting untuk memudahkan pembaca memahami isi konten artikel yang kita buat. Tabel akan menampilkan inti dari pembahasan tanpa perlu penjabaran yang kompleks.

Bentuk tabel yang ditampilkan hanya dapat dimodifikasi dalam batas ukuran font, jenis font, dan warna header. Kita tidak dapat melakukan modifikasi lanjutan seperti saat kita membuat tabel pada program pengolahan tabel yang sebenarnya. Meskipun demikian, tampilan tabel yang rapi dan sederhana sudah cukup untuk membuat pembaca memahami isi bacaan yang ditampilkan menggunakan tabel tersebut.





Sumber : http://panduan-belajar-blog.blogspot.com/2013/03/buat-tabel-pada-blog.html

Mengenal RAM dan ROM Dalam Komputer

Mengenal RAM dan ROM Dalam Komputer

RAM (Random Access Memory)

Pengertian RAM adalah jenis memori komputer yang data di dalamnya dapat di-akses secara acak (random), yaitu setiap byte data-nya dapat di-akses tanpa menyentuh byte sebelumnya. RAM adalah jenis memori (volatile storage) yang paling umum ditemukan di komputer dan perangkat digital lainnya, mis. printer.

RAM sebagai storage-area adalah merupakan "memori kerja" di dalam sistem komputer. Semua data pada komputer disimpan di dalam HDD (Hard Disc Drive), tetapi CPU (processor) tidak mengambil data langsung dari harddisk, sebab transfer data dari harddisk sangatlah lambat (dibanding RAM). Processor bekerja menggunakan data yang dibaca dari dalam memori kerja, yang berupa chip RAM.

Jadi, data (di dalam harddisk) yang akan diproses dibawa lebih dulu ke RAM, baru kemudian di proses oleh CPU. Itulah sebabnya RAM (kapasitas & clock-speed nya) sangat berperan dalam kecepatan kerja sebuah sistem komputer. Maka untuk meningkatkan kecepatan kerja komputer, upgrade RAM adalah cara paling murah & efektif jika dibandingkan dengan upgrade processor.

Jenis RAM

  1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)
  2. SRAM (Static Random Access Memory).
  3. MRAM (Magnetoresistive Random Access Memory)

Ketiga jenis RAM tsb. berbeda dalam teknologi yang digunakan untuk menyimpan data, DRAM adalah jenis yang lebih umum. Dalam hal kecepatan, SRAM lebih cepat. Hal tsb. disebabkan DRAM perlu ribuan  kali refreshment (penyegaran) per-detik, sementara SRAM tidak memerlukan refreshing, inilah yang membuatnya lebih cepat dibanding DRAM.
Sedangkan MRAM menggabungkan semua kelebihan DRAM dan SRAM. Bahkan untuk MRAM bersifat non-volatile. Jadi bisa juga menggantikan jenis memory-sekunder seperti harddisk, flash dll. Banyak yang "meramalkan" dalam beberapa tahun mendatang, MRAM akan menggantikan semua memory maupun perangkat storage saat ini.

  1. DRAM mendukung waktu akses (access-time) sekitar 60-nanodetik, sedangkan SRAM dapat memberikan waktu akses terendah 10-nanodetik.
  2. SRAM diterapkan (integrated) dalam Processor (CPU) sebagai "Catch-memory" (L1, L2, L3) dengan kapasitas yang kecil saja. Contohnya 15MB pada processor i7-3960X desktop , dan 30MB pada Xeon E7-8870 server.
  3. SRAM kapasitas besar (gambar-1) diterapkan sebagai chip tersendiri pada motherboard khusus untuk unit Server high-end.
  4. Meskipun SRAM lebih cepat, tetapi jarang sekali digunakan sebagai DRAM karena akan menjadi sangat mahal.DRAM dan SRAM termasuk jenis RAM yang volatile.

Peranan RAM dalam Pemrosesan Data

Dalam penggunaan umum, istilah RAM ini identik dengan memori-utama, yaitu merupakan tempat (memori) data yang siap untuk diproses oleh processor (CPU).

Sebagai contoh, sebuah komputer dengan RAM 8MB memiliki sekitar 8-juta byte data yang siap diproses oleh CPU. Setelah 8-juta byte data selesai diproses, RAM akan mengambil data selanjutnya (dari harddisk). Kejadian ini akan terus diulang sampai semua data yang harus diproses habis.

Sebagai gambaran, pemrosesan data sebesar 80 MB dengan RAM 8 MB akan terjadi 10-kali siklus transfer data antara harddisk dan RAM. Tentu akan berbeda jika data 80 MB ini ditangani oleh RAM 128 MB; cukup satu kali transfer data dari harddisk ke RAM.
Akibatnya, processing data menjadi lebih cepat, dan harddisk pun menjadi lebih “dingin” karena tidak perlu bekerja berulang kali.

ROM (Read Only Memory)
ROM (Read Only Memory) adalah memori yang khusus digunakan menyimpan program kecil untuk mem-“boot” komputer dan melakukan diagnosa awal dalam proses booting. Karena program Boot hanya kecil saja, maka kapasitas ROM juga kecil (beberapa kilo-byte).

Setiap komputer pribadi memiliki ROM yang tersimpan dalam chip BIOS. Data dalam ROM juga bisa di-akses secara acak seperti data dalam RAM, khususnya dalam mode-baca. Dari sisi penanganan data, maka sebutan yang paling tepat adalah :

  • RAM disebut sebagai Read/Write RAM, sedangkan
  • ROM disebut sebagai Read-only RAM.






Sumber : http://kangtokkomputer.weebly.com/ram-dan-rom.html

Pengertian Chipset

Pengertian Chipset


Mengenal Chipset pada Mainboard

Pengertian dari Chipset adalah "kumpulan chip" -- chip = IC (Integrated Circuit) --. Setiap chip ini merupakan controller dari suatu fungsi komponen pada sebuah mainboard. Sehingga Chipset adalah bagian sangat penting bagi sebuah Mainboard (Motherboard) komputer, karena menjadi "kordinator" untuk banyak komponen mainboard.

Fungsi-fungsi tsb. misalnya : audio, vga, akses memory, harddisk, keyboard/mouse dll. Semua elemen fungsi di atas merupakan sumber data, dimana data tsb. harus di-proses oleh Processor (CPU). Setiap data memiliki karakter, kecepatan serta densitas berbeda-beda. Bisa dibayangkan betapa "ruwetnya" lalu lintas data di sebuah motherboard.

Dalam konteks ini, chipset bisa di-analogikan sebagai "polisi" atas lalu-lintas data, tetapi fungsi sepenuhnya sebuah chipset adalah lebih dari itu.

Jenis dan Fungsi Chipset

Bermacam data pada mainboard dikelompokkan menjadi 2 (dua) berdasar kecepatannya :

  • Data berkecepatan tinggi (high-speed data) serta
  • Data berkecepatan rendah (low-speed data).

Berdasarkan pengelompokan ini, (meski ada juga beberapa desain motherboard menggunakan Chipset-tunggal), maka umumnya Chipset pada motherboard juga ada 2 (dua) jenis, yaitu :

  • Northbridge Chipset : menangani kelompok data kecepatan tinggi.
  • Southbridge Chipset : menangani kelompok data kecepatan rendah.

Lebih jelasnya tentang cakupan kerja chipset serta flowchart data -nya, lihat gambar-

Transportasi Data

Data berasal dari berbagai komponen mainboard akan diproses oleh Processor (CPU). Agar transportasi data ini tidak tumpang tindih, maka semua aliran data harus melalui Chipset Northbridge atau Southbridge sesuai kelompok kecepatannya - gambar-2.

  1. Setiap data dialirkan melalui sebuah Bus-data untuk menuju ke Chipset. Setiap Bus-data harus sesuai kecepatan-nya dengan jenis data yang melewatinya. Setiap jenis data memiliki bus-data sendiri.
  2. Ada satu Bus-data yang tidak melewati Chipset, yaitu Back Side Bus (BSB). Ini adalah bus-data antara Processor dan Cache memory (L1, L2, L3-cache). Karena Cache memory berada (integrated) di dalam Processor (modern) maka BSB tidak perlu melewati Chipset. Hal ini untuk menjamin tidak terjadi kelambatan (delay) transportasi data siap proses.
  3. Ada lagi satu Bus khusus, yaitu penghubung antara Northbridge dan Southbridge. Betapa pentingnya Bus-khusus ini sehingga pabrikan chipset berlomba menciptakan suatu teknologi (dan Nama) khusus untuk hal ini. Intel menciptakan teknologi DMI, NVidia dengan Hyper Transport, VIA dengan V-Link dsb.

Performa Sistem Motherboard

Paragraf di atas mencoba memberikan gambaran tingkat urgensi Chipset untuk suatu Mainboard (sistem komputer). Mengingat begitu sangat besarnya (dan beragamnya) data melewati Chipset Southbridge dan Northbridge, maka Chipset harus mampu memberikan layanan "mumpuni" terutama perihal kecepatan transportasi data.

** Percuma saja memiliki "ultimate" Processor dan "giant" RAM , jika Chipset nya "kelas-kambing". 

Ingatlah hukum data-processing, bahwa komponen berkecepatan-rendah akan "mendikte" komponen berkecepatan lebih tinggi..Dengan kata lain, dari aspek hardware, kecepatan suatu sistem (komputer) ditentukan oleh komponen berkecepatan paling rendah.





Sumber : http://kangtokkomputer.weebly.com/pengertian-chipset.html

Pengertian MSCONFIG dan Penggunaan Tab General

Pengertian MSCONFIG dan Penggunaan Tab General

MSCONFIG - System Configuration

MSCONFIG atau System Configuration adalah salah satu utility yang sangat penting yang sudah tersedia didalam Windows. Dengan Msconfig dimungkinkan untuk mengelola (manage) hal-hal seperti Boot Options, program Services, program Resident, program Startup, dan hal lain berkaitan dengan software.

Berbeda dengan Device Manager, yang merupakan utility untuk keperluan pengelolaan hardware. Baca Artikel Terkait - Mengenal Device Manager. Semua link artikel yang disarankan ada didalam box Artikel terkait dibawah postingan ini.

Msconfig berguna untuk : mengatasi berbagai masalah, seperti

  • problem infeksi malware,
  • konflik (crash) antar program aplikasi,
  • problem instalasi software,
  • problem sistem operasi,
  • usaha optimasi sistem PC, dll. 
Cara membuka Msconfig

  • Pada Windows XP : klik Start -> Run (atau tekan tombol Windows + R) -> ketik msconfig - tekan Enter.
  • Pada Windows 7 : klik Start -> pada Search box ketik msconfig -> pada Program List klik msconfig.
Tab dalam layar Msconfig

Dalam layar Msconfig (System Configuration) terdapat 5 (lima) tab yang didalamnya berisi berbagai tool yang bisa digunakan sesuai fungsi masing-masing. Tab-tab tersebut (penjelasannya lihat di Artikel terkait, dibawah posting ini) adalah :

  1. Tab General : berisi opsi (pilihan) bagaimana cara Windows melakukan start (loading). 
  2. Tab Boot : berisi opsi cara Windows melakukan booting, dan penggunaan Memori (RAM) maksimum.
  3. Tab Services : berisi opsi Enable - Disable bermacam Services (program background). 
  4. Tab Startup : berisi opsi Enable - Disable program Startup, yang di-load bersamaan dengan Windows. 
  5. Tab Tools : menyediakan akses cepat (quick access) ke berbagai fitur Windows.Artikel terkait.

Add caption
Fungsi Tab General Dalam MSCONFIG

Tab General memungkinkan kita untuk memilih, bagaimana Windows akan di-start (di-load). Dalam field Startup selection tersedia beberapa pilihan cara loading Windows.
Ada kalanya ketika memperbaiki suatu problem PC, kita perlu mengganti mode loading. Beberapa cara memang tersedia dalam Advance Startup Option (booting F8). Artikel terkait - Menggunakan Advanced Startup Option. Tetapi dalam tab General ini tersedia opsi (pilihan) yang lebih lengkap dan spesifik.

1.Normal Startup : opsi ini akan me-load Windows 7 dalam mode normal, artinya :

  • Semua file Windows Services (yang ada dalam tab Services, Gambar-3) akan di-load.
  • Semua aplikasi Startup (resident) yang ada dalam tab Startup, Gambar-4 juga akan di-load. Ini adalah opsi default.

2. Diagnostic Startup : hampir mirip dengan booting kedalam Safe Mode. Artikel terkait - Booting Safe Mode.

  • Pilihan ini hanya akan me-load hardware (device) standard (HDD, Keyboard, Mouse dan beberapa Services).
  • Tidak semua Services yang ada dalam tab Services akan di-load, hanya yang penting saja.
  • Program program yang ada didalam tab Startup tidak akan di-load.
  • Diagnostic Startup berguna untuk tindakan awal dalam menangani problem seputar masalah driver dan software.
  • Ini biasa digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan malware (Virus dan sejenisnya).
3. Selective Startup : ada 3 (tiga) sub-option yang memberi kesempatan pada kita untuk memilih :

  • loading Windows dengan atau tanpa System Services,
  • loading Windows dengan atau tanpa item Startup, 
  • loading Windows menggunakan file konfigurasi booting asli (original boot configuration).

  1. Opsi yang dipilih dari tab General ini, bisa diberlakukan (diterapkan) secara permanen, misalnya untuk Clean Boot. 
  2. Tab General ini akan bermanfaat sekali untuk menangani (mendeteksi) problem saat startup yang sifatnya umum, dan merupakan standar dalam troubleshooting PC. 
  3. Penggunaan tab General kadang harus melibatkan opsi-opsi yang ada di Msconfig dalam tab Boot. 
  4. Kreatifitas user dalam menangani masalah, sangat penting dalam menggunakan tab General ini.





Sumber : http://kangtokkomputer.weebly.com/msconfig---general.html

Pengertian dan Kegunaan Device Manager Windows

Pengertian dan Kegunaan Device Manager Windows

Pengertian Device Manager Windows

Device Manager dalam komputer Windows, adalah perluasan dari Microsoft Management Console. Device Manager menampilkan seluruh hardware yang bisa di-inisialisasi (dikenali) oleh Windows. Tampilannya sudah ter-organisir (dikelompokkan) sedemikian rupa sehingga akan memudahkan pengelolaan setiap hardware yang ada. Lihat gambar-1 & 2 , klik-gambar  untuk ukuran lebih besar.
 device manager xp

gambar-1. Device Manager Win XP
 device manager win 7

gambar-2. Device Manager Win 7
 buka device manager win xp

Ada beberapa cara untuk membuka Device Manager, dan berikut adalah cara yang (menurut saya) adalah paling mudah.

1. Membuka Device Manager Windows XP :
    Klik-kanan icon My Computer -> pilih Properties -> pilih tab Hardware -> klik tombol Device Manager.
Selain itu bisa juga membuka Device Manager dari Control Panel Windows XP, seperti dibawah ini.
Dari Control Panel : Start -> Control Panel -> Performance and Maintenance -> System -> selanjutnya seperti langkah diatas.

2. Membuka Device Manager Windows 7 :
    Klik Start -> pada Search Box ketik Device Manager -> dari list pilih Device Manager.
Selain itu bisa juga membuka Device Manager dari Control Panel dari Windows 7, seperti dibawah ini.
Dari Control Panel : Start -> Hardware and Sound -> pada Devices and Printers pilih Device Manager.

Kegunaan Device Manager Windows

Device Manager akan sangat membantu dalam mengelola (manage) semua hardware yang terpasang (dan terdeteksi) dalam suatu sistem Windows. Hardware seperti harddisk, kartu VGA, sound, keyboard, perangkat USB dll. akan sangat mudah untuk dikonfigurasi dari dalam Device Manager ini.

Beberapa fungsi kegunaan Device Manager antara lain adalah :

  1. Menunjukkan status suatu hardware
  2. Menunjukkan informasi detil suatu hardware
  3. Mengelola driver hardware
  4. Disable & Enable hardware
  5. Meng-identifikasi konflik antar hardware, dll.
  6. Device Manager paling sering digunakan untuk pengelolaan driver suatu hardware. Misalnya instalasi driver, uninstal driver, update driver, rollback driver, dan bermacam problem yang berkaitan dengan driver suatu hardware.




Sumber : http://kangtokkomputer.weebly.com/device-manager.html

Pengertian dan Kegunaan Windows Task Manager

Pengertian dan Kegunaan Windows Task Manager

Pengertian Windows Task Manager


Windows Task Manager, atau lebih sering disebut Task Manager saja, adalah sebuah utility untuk melakukan kontrol terhadap suatuProgram, Process, dan Service yang sedang aktif. Didalamnya juga tersedia counter untuk me-monitor kinerja (performance) komputer.

Untuk melakukan berbagai kontrol dan monitoring, tersedia bermacam tab yang sesuai fungsinya. Misalnya tab Applications, Processes,Performance, Networking, Users, dll. Jenis tab ini berbeda sesuai jenis Windows nya. Dalam tab Performance, fungsi untuk pengamatan (monitoring), juga dilengkapi grafik (chart) yang cukup informatif.

Membuka Task Manager

Ada beberapa cara untuk membuka Task Manager, dan berikut adalah cara yang (menurut saya) paling mudah.
  1. Klik kanan pada Taskbar, dan pilih Task Manager.
  2. Kombinasi 3-tombol keyboard : Ctrl + Alt + Del akan langsung membuka layar Task Manager.
  3. Kombinasi 3-tombol keyboard : Ctrl + Shift + Esc akan langsung membuka layar Task Manager.
  4. Dari Start - Run - ketik Taskmgr akan langsung membuka layar Task Manager.

Tampilan Task Manager
Berikut adalah tampilan Task Manager Windows XP, Windows 7, dan Windows 8. Klik-gambar  untuk tampilan lebih besar.

Task manager xp

gambar-1. Task Manager Win XP
task manager win 7

gambar-2. Task Manager Win 7
task manager win 8

gambar-3. Task Manager Win 8

Kegunaan Task Manager Windows

  1. Task Manager menampilkan seluruh software, process dan service yang sedang aktif didalam Windows. Masing-masing ditampilkan dalamtab yang berbeda. Selain itu juga menampilkan bermacam counter yang dapat digunakan untuk mengamati penggunaan system resource(sumberdaya PC).
  2. Task Manager akan sangat membantu dalam trouble shoot suatu problem dalam komputer, terutama problem yang (diduga) bersumber pada software, sebab dalam Task Manager tersedia informasi status penggunaan resource PC. Bisa dikatakan Task Manager agak mirip dengan salah satu fungsi System Configuration (Msconfig). Baca artikel terkait - Pengertian Msconfig. Lihat box Artikel terkait dibawah posting ini.
  3. Kontrol terhadap suatu Program, Process maupun Service, yang dilakukan dari Task Manager, hanya berlaku untuk event saat itu. Artinya, ketika Windows di restart, maka kontrol yang telah diterapkan tidak akan berlaku lagi. Misalnya kita menghentikan (End Process)suatu Process, setelah Windows restart, maka Process tersebut akan aktif kembali. Ini berbeda dengan tindakan kontrol dari Msconfig.
  4. Dalam tab-tab tertentu, kita bisa menambah/mengurangi kolom-informasi/status sesuai kebutuhan. Ini sangat membantu untuk melakukananalisa terhadap program yang diduga menjadi sumber masalah.
  5. Kombinasi penggunaan Task Manager, Msconfig dan Device Manager, merupakan senjata ampuh dalam melakukan trouble shooting problem komputer. Artikel terkait - Pengertian Device Manager.
Beberapa fungsi kegunaan lainnya dari Task Manager

  • Menunjukkan daftar Program yang sedang berjalan - tab Applications, Processes, Services.
  • Menunjukkan informasi detil tentang status suatu program - dalam berbagai kolom status.
  • Menutup program yang sedang "Not Responding" (macet).
  • Mengamati aktifitas (perilaku) Process yang berjalan dengan bantuan bermacam parameter dalam kolom status.
  • Mengelola jendela program aplikasi yang terbuka di Desktop - tab Applications, menu Windows.
  • Mengamati status Network jika sedang terkoneksi di jaringan.
  • Kontrol pada User yang sedang login - klik kanan pada Nama User, dan mengirim pesan pada user yang sedang login.
  • Kontrol Shutdown, restart, standby, logoff dan Swich User (Win XP) - menu Shutdown.
  • dll.
Hal-hal lain tentang Task Manager 

Task Manager sering merupakan "sasaran" berbagai bentuk Malware (Virus dll). Keanehan yang terjadi pada Task Manager lebih banyak disebabkan akibat infeksi malware. Misalnya, Task Manager ketika dibuka, langsung menutup kembali. Atau Task Manager menjadi disable, tidak dapat dibuka. Beberapa Malware bahkan mampu mencegah dirinya muncul dalam daftar program/process dalam Task Manager, sehingga tidak terdeteksi oleh user. Dan masih banyak lagi hal aneh lainnya yang bisa terjadi pada Task manager.

Nama dan Lokasi File Task Manager 

1. Pada Windows XP bernama : taskman.exe (15KB), terletak di path : 
  • C:\windows\taskman.exe [15kb]
  • C:\windows\system32\taskman.exe [15kb]
  • C:\windows\system32\dllcache\taskman.exe [15kb].
2. Pada Windows 7 bernama : taskmgr.exe (222KB), terletak di path : 
  • C:\windows\system32\taskmgr.exe [222kb]
  • C:\windows\winsxs\x86_microsoft-windows-taskmgr_31bf3856ad364e35_.... [222kb] , (gunakan "Search" dari Explorer)




Sumber : http://kangtokkomputer.weebly.com/task-manager.html

Pengertian dan fungsi icon control panel

Pengertian dan fungsi icon control panel



A. Pengertian Control Panel

CONTROL PANEL, merupakan default folder yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengatur fungsi-fungsi pada komputer kita, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras), koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows, pengaturan account sampai dengan fungsi Windows XP lainnya.

B. Fungsi Icon Dalam Category View

  • Appearance and themes berfungsi untuk merubah tampilan layar computer
  • Network atau menambahkan and internet connections berfungsi untuk mensetting perangkat jaringan wireless untuk rumah atau kantor.
  • Add or remove program berfungsi untuk memasang atau menghapus program dan komponen – komponen windows.
  • Sound, speech, and audio device berfungsi untuk merubah settingan suara speaker pada computer.
  •  Performance and maintenance berfungsi untuk memberikan sebuah nama pada work group dikomputer dalam suatu jaringan.
  • Printers and other hardware berfungsi untuk merubah settingan printer, keyboard, perangkat keras lainnya
  • User account berfungsi untuk merubah dan mensetting password penggunaan computer.
  • Date, time, language, and regional options berfungsi untuk mengatur tanggal, waktu, dan bahasa pada computer.
  • Accessibility options berfungsi untuk mengatur pengaturan computer untuk tampilan suara dan mobilitas.
  • Security Center berfungsi untuk memonitor dan mengkonfigurasi keamanan komputer
C. Fungsi Icon Pada Classic View

  • Accessibility Options berfungsi sebagai pengatur kerja komputer
  • Add Hardware berfungsi sebagai menginstal perangkat keras komputer
  • Add or remove Program berfungsi sebagai memasukkan dan menghapus program
  • Administrative Tools berisi option-option untuk mengkonfigurasi sistem Windows XP.
  • Virus Scan berfungsi sebagai mendeteksi virus yang masuk
  • Automatic Updates untuk mengupdate windows secara otomatis
  • BDE Administrator berfungsi sebagai Aministrator program
  • Date / Time berfungsi sebagai mangatur setting waktu
  • Display berfungsi sebagai mengubah latar belakang layar, screen saver
  • Folder Option menyesuaikan tampilan file dan folder mengubah asosiasi file dan membuat file jaringan yang tersedia offline
  • Fonts berfungsi sebagai tempat penampungan huruf
  • Game Controller berfungsi sebagai mengatur stick game
  • Internet Option berfungsi sebagai mengatur tampilan internet
  • Keyboard berfungsi sebagai mengatur kecepatan keyboard
  • Mail berfungsi sebagai mengatr surat elektronik (e – mail)
  • Mouse sebagai pengatur kecepatan kerja mouse
  • Network Connection menghubung ke komputer lain, jaringan dan internet
  • Network Setup Connection, untuk mengatur koneksi jaringan
  • Phone and Modem Options berfungsi mengkonfigurasi aturan panggilan telepon dan pengaturan modem
  • Portable Media Devices berfungsi untuk melihat media/ perangkat portabel yang terhubung ke komputer
  • Power Options berfungsi menghemat energi konfigurasi pengaturan untuk komputer
  • Printer and Faxes menunjukkan terinstal printer dan fax printer dan juga membantu menambahkan yang baruRegional and Language Options berfungsi sebagai pengaturan untuk menyesuaikan tampilan bahasa, nomor, waktu dan tanggal
  • Scanners and Cameras berfungsi untuk menambah, menghapus dan mengkonfigurasi scanner dan kamera.
  • Scheduled tasks berfungsi menjadualkan tugas untuk berjalan secaran otomatis
  • Security Centre berfungsi untuk memonitor dan mengkonfigurasi keamanan komputer
  • Sounds and Audio Devices berfungsi untuk mengubah skema suara, mengkonfigurasi pengaturan untuk speaker dan alat perekam
  • Speech berfungsi mengubah pengaturan text-to-speech dan untuk speech recognition
  • System berfungsi melihat informasi sistem komputer, dan mengubah pengaturan untuk hardware, kinerja dan pembaruan otomatis
  • Taskbar and Start Menu berfungsi untuk menyesuaikan menu start dan taskbar seperti jenis item yang akan ditampilkan dan bagaimana mereka harus muncul
  • User Account berfungsi untuk merubah dan mensetting password penggunaan computer.
  • Windows Firewall untuk melindungi sebuah komputer yang terhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki.
  • Windows Media connect, untuk menghubungkan suatu perangkat agar terkoneksi dengan komputer.
  • Wireless Network Setup Wizard mengatur atau menambah jaringan nirkabel





Sumber :   http://hidayahdy.blogspot.com/2012/11/pengertian-dan-fungsi-icon-control-panel.html